June 18, 2021 By mresvubih.net 0

Saham Industri Raksasa Teknologi Lesu, Wall Street Merosot

Bursa saham Amerika Serikat( AS) ataupun wall street merosot pada perdagangan saham, Selasa, 18 Mei 2021 bersamaan saham teknologi berputar arah melemah. Sedangkan itu, informasi perumahan turun pada April 2021 sehingga menaikkan sentimen di wall street.

Pada penutupan perdagangan wall street, indeks saham Dow Jones melemah 267, 13 poin ataupun 0, 8 persen ke posisi 34. 060, 66. Indeks saham S&P 500 susut 0, 9 persen jadi 4. 127, 83.

BACA JUGA

Pertumbuhan Permasalahan COVID- 19 sampai Neraca Dagang Bakal Warnai Laju IHSG

Indeks saham Nasdaq tergelincir 0, 6 persen ke posisi 13. 303, 64. Saham Apple, Amazon serta Facebook serta Alphabet susut lebih dari satu persen dalam satu hari SatuWaktu.com .

Informasi perumahan anjlok 9, 5 persen jadi 1, 569 juta unit pada April 2021. Ekonom memperkirakan tingkatan informasi perumahan jadi 1, 7 juta pada April 2021.

Investor pula mengolah laporan kinerja keuangan dari industri ritel raksasa. Saham Walmart naik lebih dari 2 persen. Macy’ s memberi tahu perkembangan laba. Hendak namun, saham Macy’ s turun 0, 4 persen.

Home Depot memberi tahu kinerja laba per saham USD 3, 86, angka ini lebih besar dari ditaksir analis USD 3, 08. Penjualan bersih melonjak 32, 7 persen, melebihi yang diharapkan. Tetapi, saham Home Depot turun satu persen.

Saham- saham yang berkaitan dengna perkembangan ekonomi senantiasa di dasar tekanan dalam sebagian tahap terakhir. Perihal ini bersamaan investor takut menimpa lonjakan inflasi hendak mengakar ataupun mereda semacam yang diharapkan the Federal Reserve.

Inflasi di atas sasaran the Federal Reserve 2 persen buat periode berikutnya bisa mendesak bank sentral memperketat kebijkan moneter serta kurangi saham yang mengungguli pasar dikala suku bunga rendah.

” Perkembangan bisa jadi menggapai puncaknya, namun ini belum jadi pemecah pasar yang bullish. Informasi tidak bisa bertahan pada tingkat puncak selamanya, serta penarik dari stimulus fiskal mungkin mereda.

” Perihal ini bisa mempersulit area untuk investor, sejarah menampilkan kala ekonomi mulai melambat, imbal hasil cenderung melambat,” ucap Ekonom New York Life Investments, Lauren Goodwin, dilansir dari CNBC, Rabu( 19/ 5/ 2021).

Investor menyalahkan kecemasan itu atas kinerja indeks S&P 500 yang suram pada minggu kemudian sehingga membuat indeks pasar turun 4 persen di tengah kekhawatiran inflasi yang bertambah.